Mengapa kerajaan Majapahit runtuh?

Mengapa kerajaan Majapahit runtuh?

 

Berikut adalah Faktor Runtuhnya Kerajaan Majapahit:

1. Terjadinya perang persaudaraan, yakni Perang Paregreg (1405-1406) Perang ini terjadi antara Pangeran Wikramawardhana (suami putri mahkota Kusumawardhani, anak perempuan Hayam Wuruk) dan Pangeran Wirabhumi (anak laki-laki Hayam Wuruk dari selirnya). Meskipun Pangeran Wikramawardhana memenangkan peperangan, namun dia tidak mampu memimpin Kerajaan Majapahit.

2. Tidak adanya tokoh yang mumpuni untuk memimpin Kerajaan Majapahit Sepeninggal Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, Kerajaan Majapahit mengalami masa kemunduran.Tidak adanya tokoh yang mumpuni dalam memimpin Kerajaan Majapahit memperparah keadaan.

3. Banyak wilayah kekuasaan yang melepaskan diri Karena pemimpin yang tidak mumpuni, menyebabkan kewibawaan dan pengaruh Kerajaan Majapahit memudar. Hal itu membuat banyak wilayah yang kehilangan kepercayaan terhadap mereka dan memilih untuk melepaskan diri.

4. Datangnya Armada Laksamana Cheng Ho Laksamana Cheng Ho adalah seorang jendral muslim Cina yang membawa islam (proses masuknya islam menurut Teori China). Majapahit diserang oleh ekspedisi laut dinasti Ming,yang dipimpin Laksamana Cheng Ho.

5. Pengaruh Perkembangan Islam Kedatangan Islam membuat pengaruh kerajaan Hindu memudar

6. Serangan dari Demak Meski menjadi bagian dari Majapahit, namun Demak telah berlandaskan Islam. Hal itu mendorong Demak untuk berusaha melepaskan diri dari Majapahit dan mendirikan kerajaan sendiri yang berlandaskan Islam. Jadi faktor utamanya adalah perang saudara (Perang Paregreg), Pemimpin yang tidak mumpuni, dan pengaruh kedatangan islam. Faktor tersebut mendorong munculnya faktor runtuhnya Kerajaan Majapahit yang lain.

Baca Juga  Pukulan smash dilakukan pada saat bola?

Leave a Comment